Tagged with Malam

Dialog: Langit

Dialog: Langit

Aku masih berjaga selarut ini, di beranda malam bersamasecangkir kopi, pada langit yang hampa. ada senyum manis rembulan, membuat aku lupa pada rasa pahit kopi ku yang tanpa gula, dan selalu seperti itu. Kalau kau bertanya apa yang aku cari malam ini, tidak ada. Aku hanya sedang bercakap dengan langit, dia berkata “pada rindu yang … Continue reading

Solitude: Kita dalam Benturan antara Sinkronis & Diakronis

Solitude: Kita dalam Benturan antara Sinkronis & Diakronis

dari (sebuah) titik tanpa definisi riuh (nya) mengaduh gaduh membentur dinding-dinding malam: bisu senyap dalam kesunyian   Badai itu bernama rindu gemuruhnya membuat gaduh mengoyak lapis-lapis malam menembus batas-batas langit mengetuk pintu arsy   Argh… Aku (masih) mengingatmu ya, aku mengenang mu dan aku masih berdo’a untukmu meski kita tak lagi dimuka langit yang sama … Continue reading

Malam Jendela

Malam Jendela

Jendela memanggilku dibawah pekat malam & hampa, berkeluh-kesah menunggu hujan yg tak kunjung turun. Angin-angin yg biasa memanjangkan pesan rindu padamu, hilang. Kamar ini serasa dalam bahtera, bergelombang, naik&turun. Dinding-dindingnya meleleh. Kemana potret, poster&kalender april? Tanggal malam, tanpa bintang, tanpa puisi, tanpa dirimu. Aku? bimbang mencari tanggal pulang  

Mencari Irama Takzim (Bersama Malam)

Mencari Irama Takzim (Bersama Malam)

Apa kabar jiwa, aku bertanya padamu tentang arti kerinduan yang akhir-akhir ini menari-nari disela-sela sepertiga malam-malam ku, seperti ada kepenatan dan keletihan yang menggumpal dalam hati ini yang kian lama kian membesar dan meradang, tak seperti kelelahan setelah kita melakukan perjalanan ini kawan. Tapi seperti kejenuhan menanti kapan ujung dari perjalanan ini, apakah jalan ini … Continue reading