Socrates: Cinta, Pernikahan & Kebahagian (Filsafat)

Kutinggalkan mukim diri ke kelindan lalu lalang orang pada taman kota ini. Aku ingin tanggalkan sejuta gelisah dalam jiwa, karena menghitungi tanggal  yang tak juga genap. Air, aku hanya ingin melihatnya. Pada air yang beriak sesaat setelah kerikil ku lempar kepermukaannya. Dulu aku sering membunuhi waktu disini, sendirian saja. Atau bersama Anni, gadis imajiner dalam roman yang kubuat sendiri. Sore ini aku sengaja mengundangnya untuk bertemu dan bertukar ceritera.

Anni memulai ceritanya, Meski sebenarnya aku tak perlu penjelasan mengapa hujan turun dan membahasi tanah, daun-daun juga ranting, Juga mengapa angin-amgin berbisik di desah daun-daun. Aku hanya tahu beberapa nama awan, Komulus Nimbus, Sirrus dan Stratus. Lalu kehadiran Komulus dan/ Nimbus menjadi prasyarat undangan hujan.

Lanjutnya…

Satu musim sudah berlalu lagi, Puteri Ranpuzel baru saja, bertemu seorang pencuri mahkota, yang ternyata mencuri hatinya juga. Bersama kuda putih yang mengejar sang pencuri mereka ke pusat kota, disana terjawablah semua pertanyaan Ranpuzel pada mimpinya akan cahaya-cahaya yang berterbangan ke arahnya….

Ah, sudah Ann, kali ini biar aku saja yang bercerita, aku mulai bosan dengan dongeng.

Bagaimana kalau kita bahas saja Filsafat, dimulai dari hal yang menyenangkan misalnya Filsafat Cinta.

Diawali dengan Pada Suatu hari, itu ciri khas cerita rakyat pada masa lampau, Plato sedang bersama Muridnya Socrates, bertanyalah Socrates akan hakekat cinta.

Socrates: “Pergilah ke ladang, petik dan bawalah setangkai gandum yang palin besar dan paling baik, tapi ingat satu hal, kamu harus berjalan sau arah. Setelah kamu lewati kamuj tak boleh kembali dan kesempatanmu hanya sekali.”

Plato melakukan yang dipinta gurunya, tapi ia kembali dengan tangan hampa

Socrates: “Kenapa kau kembali dengan tang kosong?”

Plato: “Aku melihat beberapa gandum yang besar dan baik saat melewati ladang, tetapi aku berpikir mungkin ada yan lebih besar dan lebih baik dari yang ini, jadi aku melewatinya saja. Namun ternyata aku tidak menemukan yang lebih baik dari yang ku temui di awal, akhirnya aku tak membawa satu pun.”

Socrates: “Seperti itulah cinta”

Keesokan harinya, Plato bertanya pada Socrates tentang Pernikahan.

Socrates: “Pergilah ke hutan, potong dan bawalah pohon yang paling tebal dan paling kuat, tapi satu hal. Setelah kamu lewati maka kamu tak boleh kembali dan kesempatanmu hanya sekali.”

Plato pergi melakukan apa yang dipinta, tapi dia tak membawa pohon yang tebal dan kuat. Dia hanya membawa sebatang pohon yang bagus.

“Mengapa kau bawa pohon ini?” Tanya Sang guru.

Plato: “Aku melihat beberapa pohon yang bagus dalam hutan, tapi aku belajar dari pelajaran di ladang gandum, jadi aku memilih pohon ini. Karena jika tidak, aku takut akan kembali dengan tangan kosong lagi. Dan Kurasa inilah pohon yang terbaik.”

Socrates: “Itulah makna pernikahan”

Lalu pada pertemuan yang lain Plato kembali bertanta bab kebahagiaan.

Socrates: “Pergilah ke taman, lalu petiklah bunga yang paling cantik, tapi ingat sartu hal, setelah kamu lewati tidak boleh kembali dan kesempatanmu hanya sekali.”

Plato melakukan yang dipinta Socrates, dia kembali dengan bunga yang cukup cantik.

Socrates: Apakah ini bunga yang paling cantik?

Plato: “Aku melihat bungi ini, lalu memetiknyam dan meyakini ini adalah bunga yang paling cantik dalan perjalan di taman ini aku melihat sangat banyak bunga yang cantik, namun aku tetap yakin jika bunga yang aku petik lah yang paling cantik. Lalu aku membawanya kemari.

Socrates: “Itulah makna kebahagiaan”

 

“Aduh, aku tersengat serangga. Ujar Anni, ditangana ada setangkai bungai, tangannya juga luka oleh durinya,

Ah, dasar kau ini, tak tahu seni memetik bunga. Petik perlahan tapi kuat, lalu genggam dengan satu tangan, hati-hati dan jangan telalu kuat atau durinya akan melukaimu.

Riak air yang membentuk gelombang berhenti bersamaan dengan lambaian tangan Anni, dan Aku kembali ke mukim, dan merebahkan badan…

Selamat Malam….

4 thoughts on “Socrates: Cinta, Pernikahan & Kebahagian (Filsafat)

  1. Ncep udah follow blog kk ni lah, tapi ngapo postingan kk dk pernah muncul di news feed ncep yo?
    Btw, seni memetik bunga ny penuh kode kak. 😁😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s