D{h}ien

…desah daun-daun pada bisik-berisiki angin malam

Pecah-memecah: kekhusukan malam dari tasbih suci tidurnya

Sunyi…

…eksintensiku yang semula maujud dalam dzikir-dzikir mimpi

Memuai secara beralahan bersama-dengan nafas-nafas malam

Laillaha illallah…

Satu, tiga, lima, tujuh, sembilan …. tiga puluh tiga

Aku sempurnya dalam tarian-tarian dzkir

Yang berhenti pada hitungan-hitungan ganjil

Tasbih-tahmid-takbir

Aku mulai kehilangan eksistensi diriku,

Ya Rahman, Engkau berdetak dalam Jantung

Ya Rahim, Engkau  mengalir dalam Vena dan Cava

Ya Quddus, Engkau bersemayam dalam Kalbu

Din, Tunjuki aku Jalan Mu

Din, Aku ingin ke Salsabila, bersamanya

Din, Aku Takut nyala Hawiyah

Sebentar saja…

Waktu t’lah retak dan fajar bersekaran

Tapi diluar masih gelap

Aku takut…

Palembang, 09/04/16

Ad Din An Nasihat (agama adalah Nasihat)

Advertisements

2 thoughts on “D{h}ien

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s