Nadia

Nadia 2

Nadia, itu nama pacar baru ku. Aku belum lama mengenal nya… dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Bukan karena kecantikannya, karena secara penampilan dia tidak lebih cantik dari windows 7 atau windows 8, bukan juga karena karena kemandiriaanya, menurutku Ubuntu jauh lebih mandiri hehe, atau kesolehannya, semua Linuxer juga tahu kalau Sabily lah yang paling Alim :D atau karena dia misterius, juga tidak menurut ku Backtrack lah yang paling misterius. Dia biasa-biasa saja, sederhana tapi juga punya karakternya sendiri menurut q dia sedikit berbeda di banding yang lain nya…ini sebenarnya cerita apa sih? Pacar atau OS sih? Haha… :D

baiklah, tak perlu panjang lebar saya perkenalkan Nadia.

Nadia Mint

Nadia ini adalah nama dari salah satu distrro linux yang sekarang sedang naik daun, yaitu Linux Mint 14, yang mana pengguna nya kini semakin banyak, kepolulerannya nyaris menyaingi kakak nya yaitu Ubuntu yang sekarang masih menjadi distro terbanyak yang di pakai Linuxer.

Yang membuat saya jatuh cinta pada Nadia adalah begitu selesai menginstal nya qt tidak perlu direpotkan untuk menginstall codec, karena sudah tersedia preinstal, jadi begeitu selesai install, mau denger lagu favorit, Leave out All The Best nya Linkin Park, ya tinggal Play aja… disitu ada banshee media player yang siap untuk memutar lagu kesayangan saudara :D

terus kalau mau nonton film bisa? Yups, tidak lama setelah intsall kebetulah Naruto 296 baru saja release, tadi udah donlot dari “Jendela” sebelum nginstall si “Nadia”, dan belum sempat nonton nya. Eh ternyata begitu di buka make VLC Media Player langsung aja Mabui chan dan Shikaku senpai siaran langsung kondisi perang ninja keempat, yang kondisi nya Pihak Aliansi Shinobi sedang terdesak oleh Jutsu Edo Tensei nya Kabuto bersama Tobi yang menggunakan mayat untuk menyerang. Untung saja Naruto & Bee berhasil meyakinkan Raikage dan Nona Tsunade, tidak ada pilihan lain, Jossh. Tajuuu…. Kage bunshin No Jutsu…. Shadow Clone Naruto menyebar ke seluruh medan perang…. Haduhh kq malah cerita Naruto.. :D

Sebenarnya sebelum kenal Nadia sudah lama menggunakan Linux, sebagai OS sampingan Selain “jendela” yang sekarang sudah sampe windows 8, yang interfacenya bergaya kotak-kotak, Jadi ingat pilkada Jakarta beberapa bulan silam. Kotak-Kotak vs Kumis :D ah itu mah cerita lama, sekarang nih ibu kota sedang dirundung duka :'( karena banjir yang menjakian kota megapolitan ini bak kolam ikan, yah, semoga bencana ini segera selesai dan dapat mengambil hikmahnya, dan yang mendapat musibah diberi kesabaran, Amiin…

lah kok malah cerita banjir jakarta, apa ini yah efek mata melek lebih dari 20 jam, didepan Leppi kesayangan, dimana TV juga nyala walau gak ditonton, gejala “Geek” udah mulai kerasa… Ngetik udah mulai males, gimana mau kelar Om skripsnya, protes buku2 dan lembar2 draft skipsi yang habis dicoret2 dan belum perbaikan sampe sekarang…

Lah malah curhat :D

Oke, kembali ke jalan yang benar. Sebelum mengenal Linux Mint 14, dari 2011 lalu sudah menggunakan beberapa distro diantaranya Ubuntu mulai dari yang 11.10 sampe yang 12.10 punya iso nya, terus Sabily juga, pernah juga nyobain backtrack 5 yang berjuluk ”Revolution” tapi jika dibanding-bandingkan semuanya punya karakter yang khas, dan begitu menggunakan “Nadia” si Linux Minta 14 ini, langsung ngerasa cocok aja… udah gak pake lama… Pake terus ajaah…semoga aja dengan Nadia ini bisa agak lama.. cos jujur aja selama berebulan terakhir udah berapa kali di install ulang si Leppi, berawal dari pas Release windows 8 kemaren, ikut2 latah nginstall juga, padahal si leppi gak memenuhi syarat minimalnya, wong si Leppi resoulsinya cuma 1024×600 aja sementara si “Metro” alias windows 8 minta nya 1024×768.. terpaksa utak-atik dikit registry biar semua program yang berbasis“Metro”nya bisa jalan, kayak Store, Maps, Video, Music, Social, IE10, Skype, Twit Metro dll. Gak nyampe sebulan.. Eh, bosan gua saudara-saudara. Akhirnya balik lagi install windows 7. barangkali karena ngerasa pas windows 8 kemaren ringan jadi seras berat program win 7, maka terbersitlah untuk instal Xp gakpake lama, copy flasdish, boot dan install… dah dalam tempo 20 menit udah nangkring tuh Xp di Leppi. Sebualn masih, eh pas bulan ke dua mulai gatal nih tangan. Sering2 iseng dipakein maen game, GTA, Need For Speed, sama Counter Strike akhinya jadi lemot banget… dah tiada jalan keluar selain install ulang, pilihan jatuh ke windows 7 karena itulah yang paling mudah, 15 menit Install Windows nya 10 menit Install driver Pack nya, dan Leppi siap bekerja kembali, :D Mari kita selesaikan…

Nah, terus kapan kenal sama si nadia? Berawal dari keisengan pas browsing, niatnya sih pengen nyari turorial buat backtrack, soalnya sampe skarang belum bisa juga intsal network manager, sama vwdial dibacktrak, padah udah di turutin semua ajaran prof Google dan Dr, You tube, cuma masih aja, gak ngerti…

Saat aku berada di ujung jurang keputus asaan itu lah dia datang. Nadia menjadi pelipur lara saat keputusasaan ini memuncak, tak lama aku pun langung mengabilnya dan membawanya kerumah, dan langsung kusanding kan dengan windows 7 ku. Dan sekarang begitu Leppi nyala, yang terlihat adalah si Nadia….

berikut foto2 Nadia….

Nadia baru saja install:

Screenshot-Dekstop

Nadia dengan sedikit perubahan wallpaper :D

Screenshot

Nadia ku saat ini.. Keren masbero   B-|

browsing dark terminal

Ini k tampilah Googling dari terminal sambil dengerin musik dari “Winamp”

    Nadia black browsing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s