Facebook Kapitalisme dan Fatwa

https://i0.wp.com/images.elangmulyana.multiply.com/image/Z8xOLr3v6KblGIw5XkvLWw/photos/1M/300x300/17/facebook-tutor2.jpg

Sebuah blog di sebuah situs internet memuat sebuah tulisan berjudul perempuan diperkosa oleh teman Facebooker nya. Miris sekaligus terkejut membaca artikel itu begitu bodohnya perempuan itu dalam benak penulis, dan yang lebih miris ternyata perempuan tersebuta adalah mahasiswi sebuah kampus swasta di sebuah kota besar di pulau jawa. Dari artkel yang penulis baca, penulis mencoba merenung sambil mengaitkannya dengan ijtihad ulama jawa timur yang menyatan keharaman facebook. Dan mencoba mencari cari tentang kelebihan, kekurangan serta dampak dari situs jejaring sosial tersebut. Maka lahirlah tulisan ini.Hubungan pertemanan yang terjadi antara S (korban) dan J berawal dari Facebook. Bila penulis analisis disebabkan oleh kuatnya motivasi untuk melakukan kontrak sosial dan mengusir rasa sepi. Yang belanjut pada keintiman secara verbal dan kemudian terciptalah keintiman social. Penulis tak menafikkan bahwa frekuesi komunikasi melalui facebook dan jejaring sosial lainnya seperti Yahoo Messenger dan Frendster, akan mendorong hastrat untuk berkomunikasi secara face to face, hal tersebut lah yang terjadi pada periswa S dan J. Menurut Teori Penetrasi Sosial (Altman & Tailor) hubungan itu pasti berawal dari ketidak intiman dan melalui tahapan-tahapan yang disebut self disclosure, yang kalau di terapkan pada kasus S dan J berawal dari hubungan ketidakintiman (perkenalan awal di Facebook) dan mengalami kemajuan menjadi intim (pertemuan di kosan S yang berujung pada tindak penganiyaan dan pemerkosaan). Secara umum perkembangan hubungan itu sistematis dan dapat diprediksi. Tetapi, kejadian antara S dan J tidak dapat diprediksi, karena pada akhirnya SS tidak menyangka bahwa Jemi yang dikenalnya melalui Facebook akhirnya memperkosa dirinya.
Sebelum berbicara lebih jauh lagi mengenai Facebook lebih dahulu kita kenali apa itu Facebook dan bagaimana sejarah perkembangannya. Cerita awal tadi hanyalah semacam epilog yang mengantarkan penulis pada tulisan panjang ini.Berikut hal-ihwal Facebook yang penulis kutip dari sebuah blog di sebuah situs internet.

Sebagaimana di rilis dalam Press Room official situs Facebook, dinyatakan bahwa web jaringan sosial ini pertama kali diluncurkan pada tahun 6 Februari 2004 dan bertujuan untuk memudahkan interaksi antar individu tanpa harus terikat oleh jarak dan sekat-sekat geografis
“Ditemukan pada bulan Januari 2004, Facebook adalah sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman-teman, keluarga dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.” (Facebook.com; 2009)
Penemu situs pertemanan ini adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa “droup out” Universitas Harvard Amerika Serikat. Dia dilahirkan pada 14 Mei 1984. Kejeniusan dan kreativitas lewat Facebook membuat anak muda ini menempatkan dirinya sebagai jajarang 400 orang terkaya di Amerika Serikat versi Majalah Forbes edisi September 2008, tepatnya peringkat 321 dengan total kekayaan 1,5 Miliyar Dollar US. (Forbes.com; September 2008)
Sebenarnya Zuckerberg adalah mahasiswa jurusan Psikologi Harvard. Mengutak-atik dan menciptakan program komputer hanyalah kegiatan untuk bersenang-senang. Mungkin latar belakang keilmuan psikologi itulah ia tertarik untuk membuat situs-situs sosial. Sebelum menciptakan facebook ia telah merilis Coursematch yang memudahkan para mahasiswa melihat mata kuliah yang diambil, Facemash yang memungkinkan para pengguna mengukur daya tarik orang lain.
Pada usia 20 tahun, Zuckerberg meluncurkan “The Facebook”. Awalnya diperuntukkan khusus bagi mahasiswa Universitas Harvard. Hanya dalam 24 jam setelah diluncurkan, 1.200 mahasiswa Harvard sudah menjadi anggota. Dalam sebulan, separuh warga Harvard menjadi anggota. Keberhasilan ini membuat Zuckerberg membuka keanggotaan “The Facebook” untuk seluruh mahasiswa di Boston. Belakangan dibuka bagi mahasiswa Ivy League (kelompok delapan kampus paling top Amerika Serikat), dan kemudian seluruh mahasiswa di Amerika Serikat (Wiguna, 2009).
Tepat awal februari yang lalu Facebook merayakan ulang tahunnya yang ke 5. Sejauh ini tercatat lebih dari 175 juta pengguna Facebook tersebar di seluruh dunia yaitu pengguna yang telah aktif dalam 30 hari terakhir (Facebook.com; 2009). 24 juta foto diunggah setiap hari, dan rata-rata jumla

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s